Selasa, 31 Maret 2015
Buku penting untuk bisnis Property Islami
Jangan Menyesal Karena Anda Akan Menyesal Karena Sudah Menunda
--------------------------------------------------------------------------------------------
Apa Yang ANda Bayangkan Ketika Seseorang Terjun Ke Dunia Property..?
--> Banyak Duit
--> Sudah Berpengalaman Belasan Tahun
--> Banyak Relasi
--> Memiliki Latar Pendidikan Yang Baik
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kebanyakan Orang Melihat Bisnis Property adalah bisnis yang hanya orang-orang tertentu yang mampu terjun kedalamnya...!
Bahkan Kebanyakan Bisnis Property Yang Ada Menggunakan Skema Perbangkan dan Finance yang sangat RIbet dan Ribawi (Bertentangan Dengan Syariat Fiqih Muamalah)
Tapi Jangan Khawatir, Semua Hal diatas adalah #Mitos
----------------------------
Tahukan Anda Bahwa Bisnis Property Tidaklah harus memiliki Uang besar , Tapi Cukup Melatih Kemampuan Negosiasi Anda..!
Tahukah ANda Bahwa Bisnis Property Gak Harus Pake Bank, dan Finance..!
Tahukah Anda bahwa Agar Tidak Ada kridit macet walaupun Tanpa andanya Skema Denda..
Semua itu ada di Buku Berkah Berlimpah Dengan Bisnis Property Syariah
Dapatkan Sekrang Juga dan Semua Mengenai Dunia Property Akan dibuka Tanpa Rahasia..!
------
Penyesalan Selalu Datang Terlambat. dan jangan biarkan Anda Menyesal karena tidak mempelajari Skema Property Syariah Saat ini..
Pesan Atau Anda akan menyesal
Format: Nama/Buku Property 1/Alamat Lengkap
Kirim Ke 085223343211
Label:
bisnis property,
dunia bisnis,
no Riba,
property,
property Islami,
punya rumah,
rumah
Alas Setrika Praktis
KINI, ANDA TAK REPOT LAGI DENGAN SETRIKAAN.
SETELAH MEMILIKI ALAS SETRIKA INI.
ALAS SETRIKA NEW SPON MAGIC Super
INOVASI MASA KINI
SOLUSI TERBAIK BUAT IBU-IBU & KELUARGA
MEREK SATU-SATUNYA DI INDONESIA
LAIN DARI YANG LAIN ! SILAHKAN DIBUKTIKAN !
Tidak perlu meja setrika
Tidak perlu tumpukan kain
Tidak perlu banyak tenaga
Praktis bisa digulung/ dilipat 3
Keistimewaan:
1-Anti panas: Anti lengket/ anti leleh kena panas ( strika nempel terus tdk akan terbakar)
2-Tahan/ tidak mudah protol bertahun-tahun
3-Setrika tidak perlu bolak-balik
4-Tidak luntur pada pakaian
5-Hemat Waktu
6-Hemat Tenaga
7-Hemat Listrik
Harga :
1. Type-A Rp 50.000 = Ukuran ± 53 x 100 x Tebal 1, 6 cm
2. Type-B Rp 75.000 = Ukuran ± 53 x 100 x Tebal 3 cm
Harga belum termasuk ongkos kirim.
TUNGGU APA LAGI?
SEGERA PESAN VIA /WA 085223343211 atau
BBM 5222D6FF
SETELAH MEMILIKI ALAS SETRIKA INI.
ALAS SETRIKA NEW SPON MAGIC Super
INOVASI MASA KINI
SOLUSI TERBAIK BUAT IBU-IBU & KELUARGA
MEREK SATU-SATUNYA DI INDONESIA
LAIN DARI YANG LAIN ! SILAHKAN DIBUKTIKAN !
Tidak perlu meja setrika
Tidak perlu tumpukan kain
Tidak perlu banyak tenaga
Praktis bisa digulung/ dilipat 3
Keistimewaan:
1-Anti panas: Anti lengket/ anti leleh kena panas ( strika nempel terus tdk akan terbakar)
2-Tahan/ tidak mudah protol bertahun-tahun
3-Setrika tidak perlu bolak-balik
4-Tidak luntur pada pakaian
5-Hemat Waktu
6-Hemat Tenaga
7-Hemat Listrik
Harga :
1. Type-A Rp 50.000 = Ukuran ± 53 x 100 x Tebal 1, 6 cm
2. Type-B Rp 75.000 = Ukuran ± 53 x 100 x Tebal 3 cm
Harga belum termasuk ongkos kirim.
TUNGGU APA LAGI?
SEGERA PESAN VIA /WA 085223343211 atau
BBM 5222D6FF
Jumat, 17 Oktober 2014
Bahagia itu Sederhana
Adalah diantara kita yang tidak ingin bahagia???
Bohong kalau ternyata ada yang angkat tangan..😊
Iya.. Bahagia adalah impian setiap orang. Bahagia adalah harapan setiap orang. Bahagia adalah asa setiap kita.
Apakah meraihnya sulit? Ataukah mudah?
Ada yang suliiit.. Karena hidup ini keras.. Kata sebagian orang.
Ada yang mudah... Karena dia hidup dalam gelimang harta.
Ya.. Semua tergantung kita memandang makna bahagia.
Banyak versi yang bisa kita lihat dan dengar.
Di sini... Saya hanya ingin memandang bahagia berdasarkan agama islam.
Begitu sederhana...
Seperti bekas pelepah kurma yang bergaris membekas di pipi Rasulullah saw.
Seperti pakaian compang campingnya Mus'ab bin Umair setelah merasakan manisnya iman.
Seperti kasarnya Tangan Fatimah Az-Zahra.
Seperti mudahnya Umar tertidur dibawah pohon kurma saat menjabat jadi Kholifah.
Juga seperti imam Syafii yang ringan langkah menuntut ilmu...
Tak beda juga dengan orang mukmin lain seperti kita pernah baca dan dengar.
Bukan... Bahagia bukan karena harta. Bukan karena tahta. Juga bukan karena wanita.
Meskipun mereka memang salah satu faktornya.
Bahagia adalah rasa... Yang hanya kita dapatkan jika kita bertaqwa kepada Allah swt.
Itu...!
Rabu, 05 September 2012
Jika Mau Belajar, Pasti Ada Ilmunya
Hallo sahabat, Assalaamu'alaikum... lama rasanya saya tidak membuka blog ini. Alhamdulillah masih ada kesempatan untuk sekedar menuangkan fikiran disini. Niat awal saya membuat blog, semata-mata karena ingin berjualan dan kemudian mendapatkan uang ... (jangan sebut saya matre... ^_^)...
Waktu terus berjalan. Tak sedikit saya tergiur dengan iklan-iklan yang menawarkan bisnis2 dengan mudah dan bisa mendapatkan uang dengan waktu seminggu, sehari bahkan 10 menit.... Ada juga tawaran kursus bisnis online dengan biaya yang lumayan mahal (tapi mungkin sebanding dengan ilmu yang akan di dapatkan -dan saya tergiur juga *_*). Tapi keterbatasan dana membuat saya urung untuk mengikuti berbagai iklan yang sangat menggiurkan itu.
Mulailah saya belajar internet marketing yang serba gratisan :D :D.... dimulai membuat blog sampai akhirnya blog sederhana ini jadi (dengan alakadarnya... ^__^). Belajar juga membuat website... tapi belum bisa ...:-(... lama rasanya ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkan... (maklum, gratisan....), namun saya tidak bisa memaksakan diri untuk secara cepat mendapatkannya.
Dari sana, ada pelajaran yang berharga yang saya dapatkan. Cepat atau lambat, ilmu akan ketemu jika dicari. Sebuah tekad yang kuat untuk mendapatkannya akan membuka tabir untuk kemudian terlihat sebagai ilmu.
Untuk sahabat yang hampir lelah mencari ilmu...tetaplah konsisten dengan penuh kesabaran....
Oh ya... sejak sekarang.... niat saya membuat blog sudah tidak murni untuk mendapatkan uang... *_^ ...
Banyak nilai yang kadang2 lebih berharga daripada uang....
Sekian. Semoga bermanfaat.
Waktu terus berjalan. Tak sedikit saya tergiur dengan iklan-iklan yang menawarkan bisnis2 dengan mudah dan bisa mendapatkan uang dengan waktu seminggu, sehari bahkan 10 menit.... Ada juga tawaran kursus bisnis online dengan biaya yang lumayan mahal (tapi mungkin sebanding dengan ilmu yang akan di dapatkan -dan saya tergiur juga *_*). Tapi keterbatasan dana membuat saya urung untuk mengikuti berbagai iklan yang sangat menggiurkan itu.
Mulailah saya belajar internet marketing yang serba gratisan :D :D.... dimulai membuat blog sampai akhirnya blog sederhana ini jadi (dengan alakadarnya... ^__^). Belajar juga membuat website... tapi belum bisa ...:-(... lama rasanya ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkan... (maklum, gratisan....), namun saya tidak bisa memaksakan diri untuk secara cepat mendapatkannya.
Dari sana, ada pelajaran yang berharga yang saya dapatkan. Cepat atau lambat, ilmu akan ketemu jika dicari. Sebuah tekad yang kuat untuk mendapatkannya akan membuka tabir untuk kemudian terlihat sebagai ilmu.
Untuk sahabat yang hampir lelah mencari ilmu...tetaplah konsisten dengan penuh kesabaran....
Oh ya... sejak sekarang.... niat saya membuat blog sudah tidak murni untuk mendapatkan uang... *_^ ...
Banyak nilai yang kadang2 lebih berharga daripada uang....
Sekian. Semoga bermanfaat.
Label:
belajar,
belajar gratisan,
iklan internet marketing,
ilmu,
motivasi,
semangat
Sabtu, 09 Juni 2012
Manusia Berjalan Atas TaqdirNya
Saya masih sangat berduka dengan kepulangan kakak kelasku. Memang, usia kami terpaut 4 tahun, namun karena kami tinggal bertetangga, kami sangat akrab. Terakhir kami berjumpa saat saya bertaziah padanya karena masih sakit.Sebulan kemudian, tepatnya hari Minggu ( 3Juni 2012), saya kembali menengoknya. Namun saya tak bisa menyapanya, karena dia tengah tidur. Matanya tertutup lelap. Saya kembali pulang kerumah. Dua hari setelah itu, saya mendapat kabar, bahwa dia telah tiada pada hari Minggu (3 Juni 2012) tersebut pukul 19 an WIB. Sungguh sangat sedih mengingat akhir pertemuan saya dengannya.
Tak ada sesal yang memang tak pantas menjadi sesal. Saya hanya ingin berbagi cerita tentang dia untuk diambil pelajaran dalam hidup kita.
Hongkong. Tempat itulah tempat terakhir dia bekerja menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita). Sebelumnya dia pernah menjadi TKW juga di Taiwan. Pada saat dia menjadi TKW, saya tdk pernah berjumpa dengannya. Hingga Ramadhan tahun kemarin, saya di add oleh dia di facebook. Sungguh luar biasa bahagia karena bisa mendapatkan kabar darinya dan melihat-lihat fotonya. Dia berkerudung. Alhamdulillah.
Empat hari setelah Iedulfitri, tiba-tiba dia merasakn berat kaki. tak bisa berjalan.Setelah di diagnosa, ada syaraf terjepit di otaknya yang membuat dia tidak bisa menggerakkan kakinya. Operasi pun dilakukan. kurang lebih 4 bulan dia dirawat di Rumah Sakit. Pulang ke Indonesia menjadi pilihannya.
Tibalah akhirnya dia ke rumahnya. Sekitar 5-6 bulan yang lalu. Terapi dilakukan. Alhamdulilah terjadi perbaikan. Bisa berjalan tanpa tongkat!!! meskipun masih pelan. Manusia memang selalu berkeinginan untuk lebih baik. Rupaya dia ingin segera kembali bisa berjalan normal seperti biasa. Alasannya, "teteh kasihan De, sama orangtua... selalu merepotkan..." itulah curhat yang dia sampaikan pada saya. Sempat jua dia bercerita, bahwa dia merasa berdosa dengan prilakunya yang masih meninggalkan sholat dan lain-lainnya.Pun sempat bertanya, "kalau sedang sakit begitu bisa wudlu tayamum yah !!!".
Keinginannya untuk kembali sehat, membuatnya mencari-cari informasi obat-obat atau terapi yang bisa menyembuhkannya. Akhirnya pilihannya jatuh kepada obat yang dia pesan via internet dengan harga sekitar 2,3juta untuk sebulan. Ayahnya yang agak sedikit "tak setuju" terpaksa mengambil obat sesuai perjanjian.
Entah itu obat apa. Setelah 3 kali meminumnya, tiba-tiba tubuhnya menjadi lemas.tak bisa digerakkan, dan mulutnya tak mampu berbicara, bahkan tak mampu untuk mengangguk dan menggelengkan kepala. Lebih mnyedihkan lagi, tak bisa pula makan dan minum kecuali air yang sedikit. Akhirnya berpulang setelah seminggu kemudian. Allahummagfirlahaa warhama wa'fu'anhaa... ya Allah...terimalah iman islamnya. ampuni setiap kesalahannya. AAmiin..
Tak ada sesal yang memang tak pantas menjadi sesal. Saya hanya ingin berbagi cerita tentang dia untuk diambil pelajaran dalam hidup kita.
Hongkong. Tempat itulah tempat terakhir dia bekerja menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita). Sebelumnya dia pernah menjadi TKW juga di Taiwan. Pada saat dia menjadi TKW, saya tdk pernah berjumpa dengannya. Hingga Ramadhan tahun kemarin, saya di add oleh dia di facebook. Sungguh luar biasa bahagia karena bisa mendapatkan kabar darinya dan melihat-lihat fotonya. Dia berkerudung. Alhamdulillah.
Empat hari setelah Iedulfitri, tiba-tiba dia merasakn berat kaki. tak bisa berjalan.Setelah di diagnosa, ada syaraf terjepit di otaknya yang membuat dia tidak bisa menggerakkan kakinya. Operasi pun dilakukan. kurang lebih 4 bulan dia dirawat di Rumah Sakit. Pulang ke Indonesia menjadi pilihannya.
Tibalah akhirnya dia ke rumahnya. Sekitar 5-6 bulan yang lalu. Terapi dilakukan. Alhamdulilah terjadi perbaikan. Bisa berjalan tanpa tongkat!!! meskipun masih pelan. Manusia memang selalu berkeinginan untuk lebih baik. Rupaya dia ingin segera kembali bisa berjalan normal seperti biasa. Alasannya, "teteh kasihan De, sama orangtua... selalu merepotkan..." itulah curhat yang dia sampaikan pada saya. Sempat jua dia bercerita, bahwa dia merasa berdosa dengan prilakunya yang masih meninggalkan sholat dan lain-lainnya.Pun sempat bertanya, "kalau sedang sakit begitu bisa wudlu tayamum yah !!!".
Keinginannya untuk kembali sehat, membuatnya mencari-cari informasi obat-obat atau terapi yang bisa menyembuhkannya. Akhirnya pilihannya jatuh kepada obat yang dia pesan via internet dengan harga sekitar 2,3juta untuk sebulan. Ayahnya yang agak sedikit "tak setuju" terpaksa mengambil obat sesuai perjanjian.
Entah itu obat apa. Setelah 3 kali meminumnya, tiba-tiba tubuhnya menjadi lemas.tak bisa digerakkan, dan mulutnya tak mampu berbicara, bahkan tak mampu untuk mengangguk dan menggelengkan kepala. Lebih mnyedihkan lagi, tak bisa pula makan dan minum kecuali air yang sedikit. Akhirnya berpulang setelah seminggu kemudian. Allahummagfirlahaa warhama wa'fu'anhaa... ya Allah...terimalah iman islamnya. ampuni setiap kesalahannya. AAmiin..
Label:
ajal,
cerita nyata,
kisah inspiratif,
manusia,
takdir
Jumat, 04 Mei 2012
Mudahnya Mendidik Anak Remaja
Dulu, waktu anak saya masih balita, saya merasa repot sekali karena harus mengurusinya siang dan malam. Memandikan pagi dan sore, menyuapinya, menungguinya fulltime. Hanya ketika dia tertidur, barulah saya dapat beristirahat. Itupun jika pekerjaan rumah sudah selesai (saya tipikal orang yang tidak suka pembantu :)).
Dalam hati saya sering bergumam, nak, cepatlah besar agar aku tak repot lagi...
Waktu terus berlalu, tidak terasa usia anak saya sudah beranjak remaja. Tak pernah lagi saya memandikan dia, tak pernah juga saya menyuapi dia, atau harus menungguinya bermain karena khawatir terjatuh. Wah, enak ya...sudah tidak repot lagi....:)
Namun, masalah ternyata tidak selesai... muncul lagi masalah baru...yang sungguh baru saya sadari ternyata jauh sulit dibandingkan mengurus balita. Ada beberapa hal yang ingin saya bagi kepada anda tentang karakter remaja dan bagaimana menghadapinya.
Dalam hati saya sering bergumam, nak, cepatlah besar agar aku tak repot lagi...
Waktu terus berlalu, tidak terasa usia anak saya sudah beranjak remaja. Tak pernah lagi saya memandikan dia, tak pernah juga saya menyuapi dia, atau harus menungguinya bermain karena khawatir terjatuh. Wah, enak ya...sudah tidak repot lagi....:)
Namun, masalah ternyata tidak selesai... muncul lagi masalah baru...yang sungguh baru saya sadari ternyata jauh sulit dibandingkan mengurus balita. Ada beberapa hal yang ingin saya bagi kepada anda tentang karakter remaja dan bagaimana menghadapinya.
- Rasa ingin tahu yang besar. Perasaan keinginan untuk mengetahui berbagai hal sangat baik bagi anak agar menjadi motivasi belajar.Namun, kerap saya jumpai, keingintahuan ini justru terhadap hal-hal yang negatif. Terutama pada masalah yang berkaitan dengan ketertarikan terhadap lawan jenis, narkoba dan lain-lain. Untuk menghindari kecenderungan tadi, maka kita harus memberikan stimulasi keingintahuan mereka terhadaphal-hal yang positif. Kemudian hal-hal negatif yang ingin mereka ketahui,kita gambarkan langsung disertai dengan dampak-dampak negatifnya. Untuk anda yang muslim, pendekatan aqidah islam dan upaya untuk mengikat mereka dengan aturan islammenjadi hal yang sangat penting. Bahkan wajib.
- Ingin mencoba setelah mengetahui sesuatu. Ini juga menjadi hal yang harus kita perhatikan.karena terjadinya freesex, kecanduan narkoba, dan prilaku yang lainnya mereka lakukan setelah memperoleh informasi tentang hal tersebut. Jika informasi3yang mereka dapatkan keliru, maka prilaku mereka akan keliru. Contoh,sebagian masyarakat memandang bahwa pacaran menjadi suatu langkah yang harus dilakukan sebagai upaya penjajagan apakah akan cocok untuk berumah tangga atau tidak. Pandangan ini keliru, karena fakta membuktikan bahwa aktivitas pacaran telah menyeret mereka kepada freesex, hamil diluar nikah, aborsi, dan kematian. Nah, untuk itulah, kita tetap senantiasa memiliki kewajiban untuk membimbing mereka tentang prilaku apa saja yang aman bagi dia dan prilaku apa saja yang berbahaya bagi dia.
- Egois, Labil. Wahhh...kata-kata itumembuat dada saya sesak. Pun tentu anda para orang tua. Point satu dan dua memang sulit dilakukan. Namun, akan lebih sulit ketika kita memberikan bimbingan kepada anak yang egois dan labil. Sulit bukan berarti tidak bisa..:)... Cara kita menghadapinya tentu dengan sudut pandang dia. Mengapa begitu? karena....
- Ingin diakui. Yups.... itulah karakter yang sedikitnya akan memberikan peluang bagi kita untuk masuk ke dalam hatinya. Melihat apapun dari sudut pandangnya, lalu kita giring pelan-pelan dan hati-hati, menuntunnya untuk menjadikan Islam sebagi sudut pandang dia dalam menghadapi setiap persoalan.
Label:
islam pandangan hidup manusia,
mendidik anak dengan islam,
mendidik anak remaja,
remaja,
remaja islam
Kamis, 12 April 2012
RUU Kesetaraan Gender: Berbahaya dan Merusak
Saat ini di DPR sedang kencang dibahas RUU Kesetaraan dan
Keadilan Gender (KKG) yang diusulkan pemerintah. Sejak awal RUU KKG itu
menuai protes, penentangan dan penolakan dari berbagai elemen termasuk
ormas-ormas muslimah. RUU KKG itu dinilai bertentangan dengan Islam,
berbahaya dan merusak bagi masyarakat.
Aspek Filosofis dan Ideologis
Ide
KKG sebenarnya merupakan ide yang stereotype barat sebagai perlawanan
atas penindasan perempuan di barat (Eropa). Penindasan itu dianggap
akibat adanya perbedaan/pembedaan dan ketaksetaraan perempuan dan
laki-laki. Untuk menghilangkan penindasan itu, laki-laki dan perempuan
harus setara dan disamakan, dan tidak boleh ada diskriminasi. Dan
begitulah baru dianggap adil. Ini sama persis dengan pemahaman keadilan
ala marxist.
Dalam
perspektif gender, penindasan atas perempuan dipengaruhi oleh sudut
pandang patriarkhi dalam aturan dan hukum. Maka aturan dan hukum harus
dibuat dengan sudut pandang perempuan agar terealisasi KKG.
Keterlibatan perempuan menjadi keharusan sekaligus ukurannya. Jika
partisipasi perempuan itu sama dengan laki-laki barulah dianggap
benar-benar setara dan adil.
Dalam
perspektif gender, penindasan atas perempuan juga dipengaruhi oleh
pandangan budaya dan agama yang dianggap patriarkhis. Maka pengaturan
relasi laki-laki dan perempuan dalam semua aspek harus dijauhkan dari
ketentuan agama itu dan harus diserahkan kepada manusia dengan
partisipasi perempuan yang setara dengan laki-laki. Disinilah, akidah
sekulerisme dan sekulerisasi menjadi pra syarat mutlak terealisasinya
KKG. Jadi secara filosofis dan ideologis, ide gender dan KKG itu tampak
jelas bertentangan dengan Islam.
Menyontek dan Mengekor Barat
Indonesia
telah meratifikasi Convention on the Elimination of All Forms of
Discrimination Against Women (CEDAW) dan disahkan menjadi UU No.
7/1984. Inilah salah satu alasan yuridis di balik upaya legalisasi RUU
KKG.
Sesi
ke-39 Sidang Komite CEDAW PBB pada 23 Juli - 10 Agustus 2007, meminta
pemerintah segera menuangkan konvensi itu dalam hukum nasional.
Indonesia didorong untuk melakukan studi banding tentang kodifikasi dan
penerapan tafsir progresif terhadap hukum Islam.
Maka
disusunlah RUU KKG itu. Rujukannya adalah dokumen CEDAW, Beijing
Platform For Action (BPFA) dan Millenium Developments Goals (MDGs),
dsb. Paradigma, istilah, definisi dan kalimat-kalimatnya banyak
menyontek dokumen-dokumen itu. RUU KKG ini hanyalah perpanjangan dari
proyek barat dalam rangka imperialisme.
RUU KKG Menyerang Islam dan Berbahaya
Pasal
1, “Kesetaraan Gender adalah kesamaan kondisi dan posisi bagi perempuan
dan laki-laki untuk mendapatkan kesempatan mengakses, berpartisipasi,
mengontrol dan memperoleh manfaat pembangunan di semua bidang
kehidupan”. Sedangkan “Keadilan Gender adalah suatu keadaan dan
perlakuan yang menggambarkan adanya persamaan hak dan kewajiban
perempuan dan laki-laki sebagai individu, anggota keluarga, masyarakat
dan warga negara”.
Disitulah,
RUU ini memandang Islam diskriminatif terhadap perempuan. Aturan
syariah seperti terkait pakaian, larangan perempuan menjadi pemimpin
negara/penguasa, tanggung jawab keibuan, relasi suami istri,
perkawinan, perwalian, nusyuz, ketentuan waris dan lainnya dianggap
diskriminasi dan tak adil atas perempuan. Islam dilekatkan bias
patriarkhis, bahkan banyak ayat dan hadits dituduh bermuatan misogynist
(membenci wanita). Spirit RUU ini pada hakikatnya menjadi gugatan
terhadap Islam.
Pasal
3 huruf f menyatakan akan menghapus segala praktik yang didasarkan atas
inferioritas atau superioritas salah satu jenis kelamin atau
berdasarkan peranan stereotype bagi perempuan dan laki-laki. Artinya,
peran khas laki-laki sebagai suami dan pemimpin bagi wanita dan peran
khas perempuan sebagai isteri, ibu dan pengatur rumah tangga adalah
pembakuan peran (tidak fleksibel) sehingga harus dihapus.
RUU
ini melarang perbuatan yang memiliki unsur pembedaan, pembatasan,
dan/atau pengucilan atas dasar jenis kelamin tertentu (Bab VIII, pasal
67). Siapa saja yang melaksanakan ketentuan syariah dalam masalah
waris, aqiqah, kesaksian, melarang perempuan menjadi khatib jumat, wali
nikah, imam shalat bagi makmum laki-laki, dan melarang nikah beda agama
maupun sesama jenis, dsb, berarti telah melanggar Bab VIII, pasal 67
dan Bab III pasal 12 RUU KKG ini.
Pasal
8 huruf b menyatakan, setiap warga negara berhak mendapatkan
perlindungan melalui peraturan yang tidak diskriminatif gender. Jelas
ini menyasar peraturan bernuansa syariah. Komnas Perempuan pada
September 2010 menganggap ada 189 perda diskriminatif. Di antaranya
mengenai khalwat di Aceh, pemberantasan pelacuran di Jawa Barat,
keharusan berpakaian Muslim dan Muslimah di Bulukumba, serta pelarangan
keluar malam bagi perempuan di Tanggerang.
Pasal
9 ayat (1) menyatakan kesempatan yang sama dan perlakuan yang adil
dalam pemenuhan hak kesehatan reproduksi, hak pendidikan, hak ekonomi
dan ketenagakerjaan, keterwakilan perempuan, perkawinan dan hubungan
keluarga.
Keadilan
pada hak ekonomi meniadakan perlunya izin suami/keluarga bagi perempuan
untuk bekerja apalagi di malam hari. Terpenuhinya hak reproduksi
mencakup ketidakharusan izin suami soal sterilisasi dan aborsi.
Perempuan/remaja perempuan harus dijamin mendapatkan informasi dan
pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi, termasuk kemudahan
mendapatkan kontrasepsi untuk mengurangi tingkat aborsi tidak aman dan
kehamilan. Pasal 4 ayat 2 mengharuskan terpenuhinya kuota 30% dalam hal
keterwakilan perempuan di legislatif, eksekutif, yudikatif, dan
berbagai lembaga pemerintahan non-kementerian, lembaga politik, dan
lembaga non-pemerintah, lembaga masyarakat di tingkat daerah, nasional,
regional dan internasional.
Pasal
20 mencantumkan sanksi administratif atau pemberian disinsentif bagi
pihak yang mencederai komitmen PUG. Bahkan pasal 21 ayat (2) menentukan
bila terjadi tindak pidana yang dilatarbelakangi diskriminasi gender,
pidananya dapat ditambah sepertiga dari ancaman maksimum pidana yang
diancamkan dalam KUHP dan UU lainnya. Lebih parah lagi, pasal 70 RUU
ini memberikan ancaman pidana penjara bagi setiap orang yang sengaja
melanggar pasal 67. Dengan pasal ini, penjara nantinya akan dipenuhi
oleh kaum Muslimin yang melaksanakan ketentuan syariah yang dianggap
tidak sejalan dengan ide gender dan KKG yang diusung RUU ini.
RUU Merusak
RUU
ini nantinya akan bisa merusak kaharmonisan keluarga bahkan bisa
menghancurkan bangunan masyarakat. Perempuan didorong lebih banyak
berkiprah di ruang publik dan berkarir yang akan menambah beban bagi
perempuan sendiri. College Eropa Neuropsychopharmacology tahun 2011
dalam studinya menemukan bahwa depresi perempuan di Eropa naik dua kali
lipat selama 40 tahun terakhir karena ‘beban luar biasa’ akibat
kesulitan menyeimbangkan peran mengurus rumah, merawat anak dan karir.
Dibalik
ide KKG mengintai kerakusan nafsu bisnis. Bernard Lewis dalam bukunya,
The Middle East mengungkapkan, “Faktor utama dalam emansipasi perempuan
adalah ekonomi …. kebutuhan tenaga kerja perempuan.” Nicholas
Rockefeller -seorang penasihat RAND- menyatakan tujuan kesetaraan
gender adalah untuk mengumpulkan pajak dari publik 50% lebih untuk
mendukung kepentingan bisnis.
Ide
KKG mendorong perempuan bebas mengekspresikan diri termasuk dalam
pemenuhan seksual. Keharmonisan keluarga terancam. Bangunan masyarakat
juga bisa runtuh. Tercatat, saat ini di Inggris hanya 40% anak yang
lahir dari pernikahan. Ide RUU ini juga berpotensi melahirkan ancaman
masyarakat tua akibat pertumbuhan penduduk minus seperti yang terjadi
di Eropa. Akankah kita harus menunggu deretan kejadian seperti itu di
Indonesia untuk menolak ide gender dan KKG sekaligus menolak RUU ini
yang mengusungnya?
Pandangan Islam
Islam
datang mensolusi problem manusia secara umum dengan hukum yang sama
berlaku untuk laki-laki dan perempuan. Kadang solusi hukum itu datang
untuk problem yang lahir dari sebagian jenis manusia, baik perempuan
atau laki-laki. Dalam konteks ini, Islam membawa hukum yang
berbeda-beda sesuai dengan tabiat fitrah perempuan dan laki-laki, dan
sesuai dengan posisi masing-masing di dalam jamaah serta peran, fungsi
dan status di masyarakat. Perbedaan tersebut diciptakan bukan untuk
mendiskriminasikan perempuan tetapi demi harmonisasi peran
masing-masing.
Semua
aturan yang diberlakukan Allah SWT itu adalah solusi kehidupan
sekaligus menjamin keadilan bagi seluruh manusia. Maka Allah melarang
untuk iri atas perbedaan itu.
وَلَا
تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ
لِّلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ
مِّمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِن فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ
كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا ﴿٣٢﴾
Dan
janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada
sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (karena) bagi
laki-laki ada bagian dari yang mereka usahakan, dan bagi perempuan ada
bagian dari yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian
dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.
(QS an-Nisa’ [4]: 32)
Hikmah
pembedaan hukum yang berkaitan pada perempuan sejatinya adalah
perlindungan terhadap kehormatan dan kesucian perempuan. Penerapan
syariah Islam memberikan jaminan harmonisasi keluarga, keutuhan
bangunan masyarakat dan kelestarian generasi yang tangguh, bebas dari
krisis keyakinan dan moralitas. Semua itu hanya bisa diujudkan dengan
penerapan syariah di bawah sistem Khilafah Rasyidah ‘ala minhaj
an-nubuwwah. Wallâh a’lam bi ash-shawâb. [] Sumber : http://www.save-islam.com/2012/04/ruu-kesetaraan-gender-berbahaya-dan.html.
Langganan:
Postingan (Atom)

